Kreativitas memang diperlukan dalam hidup manusia. Hal ini berguna
untuk merefreshkan pikiran dan indra manusia yang rentan dengan rasa
yang bernama bosan. Tapi bagaimana jika area konstan pun harus diutak
atik atas nama seni dan keindahan. Seperti yang baru- baru ini terjadi,
yaitu tren baru berkerudung bagi wanita, yang bernama kerudung Wig.
Dengan
Alasan selera pasar, kerudungpun dijiplak dan diubah sehingga
menyerupai rambut. Peluncuran produk baru ini tentu saja disertai
harapan agar para wanita yang memang lebih memaknai kerudung sebagai
perhiasan tertarik dan berminat untuk mengenakannya.
Sungguh
sangat memprihatinkan, ternyata fitnah para musuh islam tidak berhenti
begitu saja untuk menghancurkan islam. Mereka bentuk para muslimah untuk
menjadi boneka dari tren fashion yang mereka gembor- gemborkan. Mereka
berdalih dengan membuat istilah kerudung modern dan kerudung
konvensional (baca: kuno). Karena itulah, kreasi kerudung dengan
berbagai gaya hadir menyemarakkan tren berbuasana wanita. Mereka
menyebar godaan bahwa berbagai kreasi itu, membuat wanita tampil cantik
dan elegan dengan tetap kerudung.
Padahal wanita itu hakekatnya
memang sudah tercipta cantik. Dan islam melindungi kecantikan itu
supaya tetap terjaga dan MULIA. Karena itulah Allah memerintahkan para
muslimah untuk menutup aurat mereka, dan bukan justru bersolek diluar
rumah untuk dilihat laki- laki yang bukan mahram, meskipun dengan
menggunakan kerudung mereka.
Allah Subhanahu wata'ala berfirman,
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah
mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan
perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah
suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami
mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera
saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau
wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau
pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap
wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita... (QS
an-Nur [24]: 31)
Dari ayat tersebut, sudah cukup menjelaskan
kepada kita, bahwa kerudung adalah digunakan sebagai penutup, dan bukan
alat untuk berhias. Jadi jika kita masih mencoba mengutak atiknya dengan
alasan bahwa agar para muslimah tidak ketinggalan jaman, hal itu sama
saja kita memberikan statement bahwa perintah Allah adalah kurang masuk
akal. Astagfirullah, siapa yang lebih tahu kebutuhan manusia dari pada
Allah yang maha kuasa?
Wahai Muslimah, kembalilah kepada Allah
dan syariatNya. Jangan mencoba memodifikasi perintah Allah yang jelas-
jelas mutlak kita lakukan. Karena itu sama saja kita berani untuk
mengkaji ulang perintahnya. Allah memerintahkan untuk menutupi aurat
kita dengan sebenar- benarnya, bukan berarti Allah tidak tahu tentang
cara mengindahkan wanita. Tapi percayalah, bahwa sesungguhnya
keselamatan dan keberkahan hidup kita justru telah diselamatkan lewat
berbagai perintahNya. Jangan mudah galau apalagi mudah terpengaruh
dengan tren yang dibuat oleh para musuh islam. Yakinlah, bahwa
sebenarnya yang mereka inginkan adalah asingnya islam dikalangan umat
islam sendiri, dan hancurnya kehormatan para muslimah

No comments:
Post a Comment